Telekinesis dan psikokinesis sebenarnya mempunyai makna yang sama (walaupun kata yang membentuknya berbeda). Telekinesis dibentuk dari kata Tele, berarti jarak jauh/ada jarak di antaranya, dan kinesis, berarti gerakan. Psikokinesis dibentuk dari kata psiko (psyche), berarti pikiran, dan kinesis, berarti gerakan.
Jadi secara harfiah telekinesis mengandung arti menggerakkan benda dari jarak jauh. Psikokinesis mengandung arti menggerakkan benda dengan tenaga pikiran. Jadi kedua kata tersebut mempunyai makna yang sama, yaitu menggerakkan benda dari jarak jauh, hanya dengan kekuatan pikiran. Contohnya adalah seperti Jean Grey dalam film X-Men
Sedangkan Pengasihan, Hipnotis, dan Gendam sama sekali tidak ada hubungannya dengan telekinesis dan/atau psikokinesis. Kalau berhubungan dengan energi kebatinan memang betul
Pengasihan lebih berhubungan dengan aura yang dipancarkan tubuh kita. Aura inilah yang membuat orang lain menyukai diri kita dan/atau penampilan kita. Secara langsung maupun tak langsung pengasihan memang berhubungan dengan energi hidup kita atau energi kebatinan kita. Contoh yang paling mudah kita lihat adalah dengan membedakan wajah orang sebelum melakkukan Shalat dan/atau ibadah dengan khusyu dan sesudahnya. Biasanya wajahnya akan terlihat lebih putih, bersih, bahkan seolah-olah bersinar. Seperti inilah energi pengasihan tersebut. Pengasihan sama sekali tidak ada hubungannya dengan hipnotis.
Hipnotis adalah pemberian sugesti dari satu pihak ke pihak lain dimana pihak yang dihipnotis tersebut harus siap dan menerima sugesti tersebut baru bisa berhasil. Konsepnya begini, manusia bisa dihipnotis apabila berada pada tingkat frekuensi otak tertentu. Frekuensi otak tersebut adalah frekuensi dimana kita melamun, otak kosong, mengantuk, seperti itu. Maka itu orang yang melamun atau terbiasa otak kosong lebih mudah dihipnotis. Ahli hipnotis biasa membuat ‘korban’nya mencapai frekuensi otak ini dengan menyuruh si korban memperhatikan suatu benda/hal terus menerus, misalnya jam yang diayun2, menghitung domba dalam pikiran, membayangkan suasana pantai/kebun, dsb. Ada juga yang menghipnotis dengan berbicara dengan nada suara monoton dan datar terus menerus. Manusia yang mendengar nada monoton dan datar akan menjadi bosan dan kosong pikirannya, akibatnya mudah dihipnotis. Hipnotis murni sama sekali tidak ada hubungannya dengan energi batin. Siapapun dapat belajar hipnotis murni, dari anak SD sampai kakek2 petani.
Gendam adalah hipnotis yang dilakukan dengan bantuan tenaga batin dan/atau tenaga gaib. Tenaga batin dan/atau tenaga gaib tersebut ‘memaksa’ si korban untuk mencapai frekuensi otak tersebut, sehingga mudah diberikan sugesti dari luar atau mudah dihipnotis. Biasanya tenaga batin dan/atau tenaga gaib tersebut menghilangkan pikiran sadar si korban (bukan menghilangkan kesadaran, karena itu artinya si korban langsung pingsan )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar